Pameran Adaik Suluah Nagari Tampilkan Budaya Minangkabau

0
5

Artikel asli dapat dilihat di detikpop

Jakarta – Museum dan Cagar Budaya (MCB) menggelar pameran budaya Adaik Suluah Nagari (Adat Sebagai Pelita Nilai, Penjaga Marwah Nagari) di Museum Nasional Indonesia (MNI), Jakarta Pusat. Eksibisi ini menampilkan artefak budaya Minangkabau. detikers siap terpukau?
Bukan sekadar artefak budaya khas suku Minang, namun mengangkat peran strategis perempuan dalam menjaga adat sampai lintas generasi. Melalui prinsip Bundo Kanduang, perempuan hadir sebagai garis keturunan, pewaris harta pusaka hingga penjaga rumah gadang. Eksibisi menampilkan 50 koleksi MNI, 81 koleksi Sativa Sutan Aswar (Atitje), dan 48 koleksi Fadli Zon Library.

“Pameran yang dipajang di sini sifatnya temporer, akan berganti dari berbagai adat dari kepulauan lain. Saya juga ke Sumba beberapa waktu lalu. Jumlah cagar budaya kita sangat banyak, dengan total 2.727 meningkat 215 sejak setahun lalu,” katanya saat pembukaan di Museum Nasional Indonesia, Kamis (22/1/2026).

Dalam sambutannya, Fadli Zon bilang suku Minangkabau punya budaya kental yang setiap wilayah dipimpin oleh Datuk. Sembari berkelakar, ia mengatakan pamerannya bukan instruksi dari dirinya.

“Ini adalah inisiatif dari almarhum Ibu Atitje, kita jadikan untuk pameran budaya yang meneruskan kepada komunitas,” ungkapnya.

Kepala MCB, Indira Estiyanti Nurjadin menegaskan Adaik Suluah Nagari jadi bagian dari komitmen MNI untuk menghadirkan narasi kebudayaan yang berakar pada nilai lokal.

“Nantinya Museum Nasional Indonesia juga akan berkomitmen menghadirkan pameran-pameran lain yang mengedepankan kebudayaan Nusantara lainnya,” ungkapnya.