Tradisi “Munggahan” di Museum Nasional

0
347

Museum Nasional- Sebagai bangsa yang majemuk umat Islam di berbagai daerah mempunyai tradisi tersendiri  dalam menyambut bulan Ramadan. Bulan Ramadan merupakan bulan suci dimana umat islam melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Tradisi menyambut Ramdan di Indonesia sangat beragam dengan bentuk yang berbeda dari tradisi makan bersama, festival, ziarah, mandi beramai-ramai hingga berbagi makanan bersama misalnya tradisi Munggahan di Jawa Barat, Megibung di Bali, Padusan di Boyolali, Meugang di Aceh, Nyorog di Betawi.

Para pegawai Museum Nasional yang sebagian adalah perautau dari berbagai daerah juga ikut dalam kegembiraan menyambut Ramdan, menyambut ramadan di tempat kerja bersama rekan kerja adalah cara untuk memupuk kebersamaan serta saling meminta maaf dan saling mendoakan agar diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan, bentuknya tidak jauh berbeda dengn tradisi-tradisi didaerah yaitu makan bersama.

Kebetulan Museum Nasional berlokasi di DKI Jakarta kegiatannya mirip-mirip seperti tradisi Nyorog yang biasa dilakukan oleh masyarakat Betawi, yaitu membagikan makanan dari orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua. Masyarakat perkotaan biasanya melakukan dua kali menyambut Ramadan, pertama dengan rekan kantor kemudian yang kedua bersama warga dilingkungan tempat tinggal.

Hari ini masing-masing pegawai di Museum Nasional membawa makanan untuk di makan bersama sebagai “Munggahan (tradisi Jawa Barat) bagi diri dan Nyorog (tradisi Betawi) bagi orang yang lebih tua dikantor.” Yang sebelumnya sudah diumumkan beberapa hari sebelumnya.

Selain kegiatan diatas Museum Nasional telah rutin menyelenggarakan kegiatan “Ramadan Ceria” bersama anak yatim  yang biasa dilakukan pada pertengahan Ramadan. Nah, sekarang bagaimana tradisi di daerahmu menyambut Ramadan?