Jakarta (26/09) – Museum Sumpah Pemuda merupakan salah satu museum sejarah yang dalam menjalankan kegiatan selalu mengacu kepada tugas dan fungsi museum. Salah satu fungsi Museum Sumpah Pemuda adalah pelaksanaan publikasi dan penyebarluasan informasi museum dan sejarah, khususnya sejarah Sumpah Pemuda kepada masyarakat dan generasi muda. Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan bebagai peraturan di atas pada Kamis 26 September 2019 bertempat di Auditorium Museum Nasional, Museum Sumpah Pemuda menyelenggarakan Seminar Nasional  dengan mengambil tema “Peran Museum Dalam Mendukung Generasi Muda Menghadapi Era Global”. Hasil Seminar Nasional ini selanjutnya diharapkan dapat diimplementasikan dalam berbagai program dan kegiatan, sebagai upaya peningkatan pelayanan Museum Sumpah Pemuda.

Tujuan dari Seminar Nasional ini yaitu untuk memperkenalkan Museum Sumpah Pemuda kepada masyarakat khususnya generasi muda, meningkatkan apresiasi generasi muda khususnya pelajar SMA dan Mahasiswa, terhadap nilai yang terkandung dalam sejarah Sumpah Pemuda, menggugah generasi pemuda dalam menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan, serta cinta tanah air, meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap museum, khususnya Museum Sumpah Pemuda.

Seminar Nasional ini dibuka oleh ibu Titik Umi Kurniawati selaku Kepala Museum Sumpah Pemuda. Seminar ini menghadirkan beberapa pembicara yang berkaitan dan juga ahli di bidangnya, salah satunya adalah ibu C.Musiana Yudhawashi sebagai perwakilan dari Komunitas Jelajah( Jejak Langkah Sejarah) membawakan materi tentang “ Museum dan Generasi Millenial” bapak Djaja Suprana dari MURI( Museum Rekor Indonesia) juga bapak Yudhi Soerdjoatmodjo sebagai praktisi museum yang membawakan materi tentang “ Digitalisasi Museum bagi Generasi Muda” dan juga beberapa pembicara lainnya seperti novelis Erisca Febriyanti, presenter Chacha Annisa dan musisi Kamasean Matthews dengan materi utama yaitu “ Peran Generasi Muda dalam menghadapi Era Global”. Kegiatan Seminar ini dihadiri kurang lebih 230 orang yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa, Guru Sejarah SMA, Siswa, Komunitas dan Instansi terkait yang berasal dari beberapa daerah.