Penyajian dan Publikasi Museum Nasional

0
28

Pengunjung merupakan salah satu unsur terpenting dari tujuan pendirian suatu museum. Pengunjung dan museum ibarat dua sisi yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, berbagai museum berlomba-lomba untuk menarik atensi pengunjung. Salah satu elemen fundamental untuk mengusik rasa ketertarikan pengunjung adalah penyajian koleksi yang ditunjang dengan tata pamer yang apik. Selain itu, faktor lain yang menarik minat masyarakat untuk singgah ke museum adalah melalui publikasi terbitan yang memuat berbagai berita dan tulisan yang berkaitan dengan museum, seperti bahasan koleksi serta program publik yang disajikan di museum tersebut.

Di Museum Nasional, pihak yang bertugas untuk melakukan pekerjaan menyajikan koleksi seelok mungkin serta menerbitkan berbagai karya tulis, baik ilmiah, maupun non ilmiah adalah tim dari bidang Penyajian dan Publikasi. Bidang Penyajian dan Publikasi memiliki tugas pokok yang berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai berikut:

  1. Melaksanakan penyusunan program kerja bidang.
  2. Melaksanakan pembuatan rancangan pameran benda bernilai budaya berskala nasional.
  3. Melaksanakan penyusunan desain dan pembuatan sarana pameran benda bernilai budaya berskala nasional.
  4. Melaksanakan perancangan dan reproduksi benda bernilai budaya berskala nasional.
  5. Melaksanakan penyajian benda bernilai budaya berskala nasional.
  6. Melaksanakan pengamanan penyajian benda bernilai budaya berskala nasional.
  7. Melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data dan informasi benda bernilai budaya berskala nasional.
  8. Melaksanakan penyebarluasan data dan informasi benda bernilai budaya berskala nasional.
  9. Melaksanakan pemberian layanan informasi benda bernilai budaya berskala nasional.

Sebagai bentuk pengejawantahan tugas-tugas tersebut, bidang Penyajian dan Publikasi dibagi menjadi tiga seksi utama, yaitu

  1. Seksi Perancangan yang bertugas melakukan pembuatan rancangan pameran, sarana pameran, dan reproduksi benda bernilai budaya berskala nasional.
  2. Seksi Penyajian (preparator), bertanggungjawab menata, memamerkan, mengamankan benda bernilai budaya berskala nasional, dan membongkar sarana pendukung koleksi dalam sebuah pameran, serta melakukan pemindahan koleksi dalam ruang penyimpanan, maupun pada suatu kegiatan pameran. Seorang preparator harus memperhatikan standar jarak pandang pengunjung, tinggi vitrin, dan tinggi panel untuk mencapai hasil terbaik.
  3. Seksi Publikasi, memiliki tugas melakukan pengumpulan, pengolahan, dan pencetakan, serta penyebarluasan informasi benda bernilai budaya berskala nasional. Publikasi yang diterbitkan Museum Nasional meliputi 1) label individu yang menginformasikan koleksi yang dipamerkan secara umum;2) label grup yang memberikan keterangan kepada beberapa koleksi yang memiliki kemiripan dalam fungsi, bentuk, atau sifat lainnya; 3) katalog pameran, yaitu kumpulan informasi terkait dengan koleksi hingga alur kisah pada suatu pameran museum; 4) jurnal publikasi Prajnaparamita Museum Nasional, yaitu kumpulan tulisan atau artikel kebudayaan serta hasil penelitian yang berkaitan dengan khasanah budaya bangsa Indonesia; dan 5) komik anak Ayo ke Museum Nasional!, yakni buku cerita bergambar yang mengisahkan kisah terkait khasanah budaya bangsa Indonesia yang terkait koleksi di Museum Nasional.

Sebagai penutup, melalui uraian di atas terlihat bahwa tugas yang diberikan kepada bidang Penyajian dan Publikasi menuntut untuk tetap kreatif, inovatif, dan produktif. Selain itu, peran serta masyarakat juga dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga Museum Nasional bias menjadi rujukan tempat untuk mengenal lebih jauh kebudayaan bangsa Indonesia.