Museum Nasional telah menyelesaikan restorasi 78 lukisan suku bangsa karya mas Pirngadie

0
471
lukisan Pirngadie
lukisan Pirngadie


Mas Pirngadi bekerja di Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (sekarang Museum Nasional) Ia ditugaskan membuat lukisan 78 wajah dari semua suku bangsa.

Museum Nasional melakukan kegiatan restorasi lukisan suku-suku bangsa karya Mas Pirngadie yang dibuat pada tahun 1930 sebanyak 78 lukisan, lukisan yang di buat dengan media cat minyak pada panel kayu. Kegiatan restorasi ini dimulai pada awal tahun 2016 dengan terlebih dahulu melakukan identifikasi material untuk mengetahui jenis cat, struktur dan material lain yang mungkin terdapat dalam lukisan tersebut serta klasifikasi tingkat kerusakan. Restorasi semacam ini memerluka waktu yang lama selain jumlah koleksi yang tidak sedikit dan varian kerusakan yang beragam.

Sebelum melakukan restorasi,  koleksi harus di observasi terlebih dahulu untuk di klasifikasikan berdasarkan kondisinya dari kondisi baik, rusak ringan, sedang dan kondisi rusak berat. Tahapan dalam restorasi lukisan meliputi tingkat kerusakan koleksi, Pembersihan ringan, pengangkatan varnish lama, pemberian anti jamur dan rayap, Penambalan struktur lukisan yang rusak atau hilang, pewarnaan kembali pada bagian lukisan gambar atau warna yang hilang sampai pada pengawetan koleksi dengan menggunakan varnish.

Akhirnya tahun  2018, Museum Nasional telah menyelesaikan restorasi 78 lukisan suku bangsa karya mas Pirngadi.

Mas Pirngadi bekerja di Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (sekarang Museum Nasional.red) Ia ditugaskan membuat lukisan 78 wajah dari semua suku bangsa yang mengelilingi peta besar Nusantara yang juga digambar olehnya. Lukisan suku bangsa dan peta besar Nusantara ini akhirnya mendapat kehormatan untuk dipamerkan secara internasional dalam Koloniale Tentoonstelling (Pameran Kolonial) di Paris tahun 1931 yang kemungkinan dilukis kembali pada tahun 1935.

Tautan terkait :