Visi Misi

VISI DAN MISI

MUSEUM NASIONAL

 

  1. Visi dan Misi Museum Nasional Indonesia

Visi:

Museum Kebudayaan Indonesia bertaraf internasional

Penjelasan mengenai maksud dari pernyataan visi tersebut adalah sebagai berikut:

Sesuai dengan rumusan yang dibuat oleh International Council of Museums (ICOM), museum adalah lembaga yang bersifat tetap,  tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat secara dinamis, terbuka untuk umum dan menjadi tempat untuk mengumpulkan dan merawat barang-barang untuk tujuan pengajian, pendidikan dan kesenangan. Sebagai Museum Nasional Indonesia, lembaga ini didirikan untuk menjalankan fungsi pendidikan kebudayaan, menjadi sumber inspirasi, rekreasi, dan sarana untuk mencerdaskan bangsa, mengukuhkan kepribadian bangsa, dan meningkatkan semangat persatuan.

Museum Nasional Indonesia adalah museum yang menyajikan kebudayaan Indonesia. Di sini “kebudayaan Indonesia” dipahami sebagai suatu produk dan sekaligus proses. Sebagai produk, kebudayaan Indonesia mengacu kepada bentuk-bentuk dan sifat-sifat khas yang tampil pada zaman-zaman tertentu, dimulai sejak awal kehadiran mahluk manusia di Nusantara hingga abad ke-20. Zaman-zaman itu dibagi dalam periode-periode prasejarah, Hindu-Buddha, Islam, masuknya bangsa Eropa, dan zaman kemerdekaan. Sebagai suatu proses, kebudayaan Indonesia dipandang aspek dinamikanya, yaitu mekanisme-mekanisme yang dapat menjelaskan bagaimana masyarakat Indonesia membentuk karakternya. Mekanisme tersebut berlangsung secara internal, maupun eksternal. Mekanisme internal terjadi melalui proses adaptasi manusia dengan lingkungan hidupnya, sedangkan mekanisme eksternal berlangsung melalui pertemuan dengan  bangsa-bangsa lain.

Dengan demikian Museum Nasional Indonesia sebagai museum tentang kebudayaan Indonesia akan menyampaikan informasi melalui koleksi yang dimiliki untuk menggambarkan bentuk-bentuk kebudayaan Indonesia dari zaman ke zaman dan menggambarkan proses-proses yang menyebabkan kebudayaan Indonesia menjadi seperti sekarang ini.

Museum Nasional Indonesia dibangun dan dirancang untuk menjadi museum yang bertaraf internasional. Artinya, Museum ini harus menerapkan standar-standar internasional, baik mengenai pengelolaannya, sarana penunjangnya, maupun kualitas sumber daya manusianya.

Misi:

  1. Memberikan pelayanan prima di bidang pendidikan kebudayaan;
  2. Menyelenggarakan pengkajian permuseuman yang berkualitas;
  3. Menyajikan informasi koleksi untuk menumbuhkan apresiasi, imajinasi, dan inovasi.

Adapun penjelasan mengenai ketiga misi museum tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pelayanan prima di bidang pendidikan kebudayaan mengacu kepada upaya-upaya untuk menjadikan museum sebagai tempat yang menyenangkan bagi setiap pengunjung untuk mempelajari, dan memahami kebudayaan Indonesia.
  2. Fungsi museum sebagai tempat melakukan pengkajian yang berkualitas dimaksudkan agar museum tidak hanya memiliki koleksi yang memberikan informasi dan pengetahuan yang statis, tetapi dinamis. Misi ini akan tercapai jika museum menjalankan fungsi pengkajian terhadap koleksinya, terhadap layanannya kepada publik dan terhadap kualitas pengelolan lembaganya.
  3. Museum juga memberikan layanan informasi kepada publik agar apresiasinya meningkat, imajinasi, dan inovasi berkembang. Maksud dari misi ini adalah bahwa museum harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan pengunjung dan masyarakat umum tentang koleksi yang dimiliki oleh museum. Misi ini hanya akan berhasil bila informasi koleksi dapat dicerna dengan baik, misalnya dengan memanfaatkan semua pengetahuan dan teknologi modern.